Dunia Pendidikan Kita
>

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Friday, March 16, 2018

Yang Pintar Menganggur Kelaparan




Apakah Anda sudah tahu? Kalau saja anda tahu, apakah anda sudah mengerti? Jika saja disuatu saat anda seorang sarjana (Sarjana Pendidikan, Sarjana Pertanian,  Sarjana Perikanan, Sarjana Peternakan) yang sedang mengulang – ulang menegluh seperti berikut “wah kalau saja waktu itu saya tahu bahwa akhirnya seperti ini saya tidak akan kuliah jurusan in”. dan kebetulan saya mendengar pengeluhan  anda, saya akan berkomentar tentang diri anda seperti berikut “ Yang Pintar Menganggur , Yang Pintar Kelaparan”
Inilah kenyataan hidup di  dunia Indonesia terkini, khusus para penganggur intelek. Putra – putri calon  penegak kekuatan Negara yang budiman, sangatlah jelas bahwa di pinggangmu telah dirancang untuk dipercayakan dalam mempertahankn kedua kekuatan itu. Mengapa? Karena memang andalah calon – calon inteligen negara dan agama disaat – saat yang datang yang penuh dengan rumpu rampe kesibukan, kejadian yang sedang mengintari rotasi hidup.
Mungkin anda seorang lulusan sarjana dengan Indeks Prestasi (IP) Cumlaude, namun mengapa anda mengeluh karena belum mendapat pekerjaan? Itulah sebabnya anda bisa dikomentari  “ yang pintar menganggur, yang pintar pula yang mati kelaparan”. Para bunga bangsa dan agama yang budiman, ketahuilah sudah bahwa Pekerjaan, uang, makanan, pakaian, rumah, harus dicipatakan bukan ditemukan. Sedangkaan bagaimana cara menciptakanya, cermatilah dan renungkan beberapa poin gosip yang terdengar sepele tetapi bermakna berikut ini :
  • Sarjana Pertanian IP Cumlaude, menganggur sampai mati kelaparan di atas tanah pertanian, dan hamparan sawah yang begitu luas
  • Sarjana Perkebunan IP Cumlaude menganggur sampai mati karena tidak mengerti apa itu jagung, pisang, kacang – kacangan
  •  Sarjana Peternakan IP Cumlaude menganggur sampai mati ditengah kerumunan ratusan ekor sapi, babi, kambing, ayam dan lain – lain, namun bahkan Cuma makan dengan garam dapur saja
  • Sarjana Perikanan IP Cumlaude, menganggur dengan tampilan gizi buruknya di atas tanah basah berlimpah air yang seharusnya dihuni oleh ikan jutaan ekor
  •  Sarjana Pendidikan IP Cumlaude menganggur dengan penuh keluhan di antara ribuan anak SD, SMP, SMA putus sekolahan yng sedang membutuhkan seorang pembimbing ( bukan guru) yang ramah dan pintar ( Less Private, Bale Belajar, dan sejenisnya)
Jadi jika saja anda seorang tamatan SMP, SMA yang pintar, atau seorang sarjana dengan IP Cumlaude harus ada KEMAUAN serta KREATIFITAS, percayalah bahwa anda bisa goyang dunia ini dengan mudah, karena dunia ini ada di genggaman tanganmu. Tetapi jika anda KREATIF namun tidak memiliki KEMAUAN, atau tidak memiliki keduanya, percayalah bahwa anda sedang dalam genggaman dunia yang tak lama lagi akan diceploskan kedalamnya yang sudah retak dan liang – linganya terngangah menanti kedatangan orang – orang bodoh yang masih hidup dan masih berkeliaran diatasnya yang hanya tunggu saatnya untuk mati terkubur sia – sia dari reruntuhanya.

Jadi nama pribadi dan hidupmu akan bermakna jika anda memulai memunculkan kemauanmu dan kreatifkan kemauan itu pula untuk memulai menciptakan pekerjaan karena hanya dengan kerja dan dengan pekerjaan itulah anda memperoleh uang, makanan, pakaian daan rumah.
 Jangan menganggur sampai mati bodoh – bodoh diatas kepintaranmu sendiri. Jangan bangga bahwa anda bisa hidup di atas bumi, tetapi bangglah bahwa bumi bisa berada di dalam genggamanmu sehingga anda mudah menggoyangnya dengan penuh kreatif.

Oleh : Laurensius Osy Bai, SE
Guru Matematika Di SMP Negeri 1 Insana – TTU –NTT

Editor : Remigius Ua, S. Pd 

Ctt: Segala isi dari tulisan ini adalah tanggung jawab penulis

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages