Dunia Pendidikan Kita
>

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Tuesday, February 27, 2018

Tahukah Anda Manfaat Game Edukatif Untuk Anak?


Bermain merupakan salah satu kata yang cukup akrab di telinga kita, terutama bila kita menjadi seorang guru. Bagi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD), beermain sering di integrasikan dalam kegiatan belajar mengajar, karena dunia anak adalah dunia bermain. Meskipun demikian tidak menutup kemungkinan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan guru Sekolah Menengah Atas (SMA)juga mengintegrasikan kegiatan bermai dalam proses pembelajaran. Hal ini diyakini bisa meningkatkan minat dan aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini dikarenakan bermain bermain meruapakan suatu kebutuhan baik bagi anak maupun orang dewasa.
Pada postingan kami kali ini kami akan sedikit membahas tentang manfaat dari game atau permainan bagi seorang anak. Seperti sudah dijelaskan diawal bahwa game atau permainan merupakan suatu kebutuhan, karena dengan permainan sesuatu yang dianggap sulit bisa menjadi gampang.
Pentingnya game bagi perkembangan seseorang tidak terlepas dari manfaat game itu sendiri, baik secara pribadi maupun bagi orang lain. Game memiliki banyak manfaat baik bagi siswa maupun bagi guru. Beberapa manfaat itu antara lain sebagai berikut :

       1. Melatih Kemampuan Motorik 
             Banyak game yang menuntut seseorang untuk menggunakan fisiknya secara penuh, sperti berlari, menunduk dan sebagainya. Biasanya segala sesuatu yang dilakukan saat permainan tidak dilakukan secara rutin sehingga dengan permainan dapat melatih kemampuan motorik, baik motorik kasar maupun motorik halus. Motorik kasar adalah kemampuan yang berhubungan dengan menggerakan tubuh secara penuh seperti berlari, memanjat, melempar, melompat dan lain sebagainya, sedangkan motorik halus berhubungan dengan gerakan tangan seperti senam jari, meraba, memegang dan lain sebagainya.   

      2. Melatih Konsentarsi  

Game edukatif mampu melatih konsentarsi anak secara penuh dalam berbagai kegiatan. Dalam aktivitas permainan anak biasanya memusatkan konsentrasi pada apa yang ingin ia lakukan. Anak dituntut untuk focus pada apa yang dikerjakanya sehingga ia dapat menyelesaikan dengan baik. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk anak, ketika ia harus berhadapan dengan sesuatu yang rumit, iya sudah terbiasa untuk konsentarsi. Misalnya anak menemukan soal matematika yang diberikan guru yang dianggap rumit ia tidak akan mengeluh karena sudah terbiasa untuk konsentrasi.
 
       3. Kemampuan Sosialisasi Meningkat

Bermain bersama dengan anak lainnya bisa meningkatkan kemampuan hidup sosial anak. Kemampuan hidup sosial atau soasialisasi penting bagi anak sebagai bekal menuju kedewasaan. Anak yang memiliki kemampuan sosialisasi baik, akan diterima oleh masyarakatnya, karena ia cenderung memiliki sikap optimis, percaya diri dan menyenangkan.


     4. Melatih Kemampuan Berbahasa

Terdapat 4 ketrampilan berbahasa yaitu, ketrampilan menyimak ( mendengarkan), ketrampilan membaca, ketrampilan berbicara dan ketrampilan menulis. Keempat ketrampilan ini bisa dilatih melalui kegiatan permainan – permainan bahasa, bak secara individual maupun kelompok. Selain itu juga melalui permainan anak dilatih untuk mampu menyampaikan pendapat dengan baik dengan menggunakan kata – kata yang sopan, menerima pendapat orang lain.
 
     5.Menambah Wawasan 

Banyak sekali permainan edukatif yang berisi pengetahuan atau wawasan baru. Wawasan baru yang dimaksud adalah wawasan yang mungkin tidak diperoleh saat proses pembelajaran dikelas, misalnya pengetahuan umum. Contuh game edukatif seperti mengisi table teka – teki silang, game kuis milionare dan lain sebagainya.
 
    6. Mengembangkan Kemampuan Memecahkan Masalah

Dalam kegiatan bermain kemampuan memecahkan masalah bisa dikembangkan ketiak siswa atau anak diberikan suatu permasalahan yang menuntut mereka untuk menyelesaiakanya dengan cepat dan tepat. Tidak harus permainan kelompok, permainan individupun dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah.
 

      7.  Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan

Melalui game seseorang dapat berlatih dan mengembangkan potensi dalam dirinya yakni jiwa kepemimpinan. Melalui permainan kelompok yang terdiri dari beberapa regu atau kelompok dapat melatih siswa untuk menjadi pemimpin maupun anggota dengan baik. 

     8.  Mengembangkan Pengetahuan Tentang Norma dan Nilai

Melalui permainan bisa membantu siswa memahami nilai – nilai kejujuran, kesopanan, saling menghormati, rela berkorban dan lain sebagainya.
 
     9. Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Melalui permainan siswa dapat banyak bersosialisasi, diterima oleh kelompoknya, memiliki banyak teman, berhasil dalam kegiatan – kegiatanya, dan mempunyai rasa percaaya diri yang tinggi. Bila siswa bermaindengan teman – teman yang menghargai pendapatnya, menerimanya sebagai bagian dari kelompok, diberikan kesempatan untuk mengekspresiakan dirinya sendiri, maka hal itu dapat meningkatkan rasa kepercayaan terhadap dirinya.

        Dari uraian ini maka sebaiknya guru mengemas proses pembelajaran di dalam kelas dalam bentuk permainan. Dengan demikian maka siswa akan menganggap pelajaran sebagai sesuatu beban melainkan menganggap pelajaran sebagai suatu hiburan.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages