Dunia Pendidikan Kita
>

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Thursday, February 8, 2018

Kurikulum 2013 Ketersediaan Buku Pelajaran di NTT




Kurikulum 2013 yang dicanangkan oleh pemerintah merupakn suatu upaya untuk meningkat kualitas pendidikan di Indonesia. Diharapakan dengan diterapkanya kurikulum 2013 peserta didik menjadi lebih kreatif dan aktif dalam mengkuti kegiatan pemebelajaran di kelas. Lebih dari itu penerapan kurikulum 2013 dalam penerapannya megarah kepada perubahan tingkah laku siswa.  Kurikulum 2013 merupakan wahana menuju “Revolusi Mental” dan Pendidikan Karakter yang memang sedang lagi popular diperbincangkan.
Secara umum kurikulum 2013 memiliki keunggulaan sebagai berikut :
1.       Siswa lebih dituntut untuk aktif, kreatif dan inovatif dalam setiap pemecahan masalah yang mereka hadapi di sekolah.
2.      Adanya penilaian dari semua aspek. Penentuan nilai bagi siswa bukan hanya didapat dari nilai ujian saja tetapi juga didapat dari nilai kesopanan, religi, praktek, sikap dan lain-lain.
3.       Munculnya pendidikan karakter dan pendidikan budi pekerti yang telah diintegrasikan ke dalam semua program studi.
4.      Adanya kompetensi yang sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional.
5.      Kompetensi yang dimaksud menggambarkan secara holistic domain sikap, ketrampilan, dan pengetahuan.
6.      Banyak kompetensi yang dibutuhkan sesuai perkembangan seperti pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan.
7.       Hal yang paling menarik dari kurikulum 2013 ini adalah sangat tanggap terhadap fenomena dan perubahan sosial. Hal ini mulai dari perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global.
8.      Standar penilaian mengarahkan kepada penilaian berbasis kompetensi seperti sikap, ketrampilan dan pengetahuan secara proporsional.
9.      Mengharuskan adanya remediasi secara berkala.
10.  Sifat pembelajaran sangat kontekstual.
11.  Meningkatkan motivasi mengajar dengan meningkatkan kompetensi profesi, pedagogi, sosial dan personal.
12.  Ada rambu-rambu yang jelas bagi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran (buku induk)
13.  Guru berperan sebagai fasilitator
14.  Diharapkan kreatifitas guru akan semakin meningkat
15.  Efisiensi dalam manajemen sekolah contohnya dalam pengadaan buku, dimana buku sudah disiapkan dari pusat
16.   Sekolah dapat memperoleh pendampingan dari pusat dan memperoleh koordinasi dan supervise dari daerah
17.   Pembelajaran berpusat pada siswa dan kontekstual dengan metode pembelajaran yang lebih bervariasi
18.  Penilaian meliputi aspek kognitif, afektif, psikomotorik sesuai proporsi
19.   Ekstrakurikuler wajib Pramuka meningkatkan karakter siswa terutama dalam kedisiplinan, kerjasama, saling menghargai, cinta tanah air dan lain-lain

Secara garis besar jika kurikulum 2013 berhasil maka tujuan pendidikan seecara nasioanal dapat tercapai. Hingga saat ini kurikulum 2013 belum bisa diterapakan di semua sekolah di seluruh Indonesia. Jika sudah diterapkan pun masih ada banyak kendala yang dihadapai.

Salah satu kendala yang dihadapi di salah satu propinsi di Indonesia adalah Propinsi Nusa Tenggara Timur terlambatnya distribusi buku Guru dan Buku Siswa ke satuan pendidikan pelaksana kurikulum 2013. Hingga saat ini banyak sekolah di NTT belum memperoleh buku – buku dimaksud sehingga penerapan kurikulum 2013 masih begerak di tempat. Memang perlu diakui bahwa buku – buku tentang k13 sudaah banyaak beredar di toko – toko buku, namun perlu diketahui juga bahwa ada anjuran untuk tidak membeli buku diluar perusahaan resmi yang ditetapkan pemerintah. Hal inilah yang menjadi pemicu utama kegagalan pelaksaan k13 di NTT.
Kurikulum boleh unggul tetapi tanpa disertai fasilitas pendudkung yang tepat maka hasil akan jauh dari harapan.

Penulis : Remigius Ua, S. Pd ( Guru Matematika di SMP St. Yosef Maubesi, TTU – NTT)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages