| Pose bersama MGMP Matematika Wilayah Insana. (dok: Dar Luti) |
Kefamenanu, DPK - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Pendidikan Kewarganegaraan, tingkat SMP/Mts se-wilayah Insana Kabupaten Timor Tengah Utara, Propinsi Nusa Tenggara Timur, melaksanakan rapat persiapan pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) 2019 yang berpusat di tiga lokasi di wilayah Insana yakni, SMP Negeri 1 Insana, SMP St. Yosef Maubesi, dan SMP Negeri Nunbai.
Rapat yang dilaksanakan dua hari yakni 25 - 26 ferbruari 2018 ini, bertujuan membahas segala persiapan pelaksanaan USBN SMP/MTs 2019. Rapat ini melibatkan guru - guru mata pelajaran pengasuh kelas IX dan juga kepala sekolah yang tesebar di 14 sekolah di wilayah ini.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Wilayah Insana, Benediktus Seo, S. Pd, M.Si, yng ditemui saat memantau pelaksanaan rapat persiapan tersebut di SMP St. Yosef Maubesi menyampaikan bahwa rapat ini merupakan rapat yang sudah diagendakan oleh MKKS wilayah Insana setelah berkoordinasi dengan pengurus MKKS Kabupaten Timor Tengah Utara.
Benediktus menambahkan rapat yang berjalan dua hari ini, lebih terpusat pada guru mata pelajarn pengasuh kelas IX untuk merakit soal - soal sesuai standar kompetensi lulusan yang diberikan dari pusat. Soal - soal yang yang disusun tersebut akan dibawa ke tingkat kabupaten untuk digabungkan dengan soal - soal dari wilayah lain di kabupaten TTU untuk kemudian disortir dan dikirim ke Puspendik. Soal - soal yang dikirim ke Puspendik inilah yang akan diujikan di semua SMP/Mts di kabupaten Timor Tengah Utara pada bulan maret yang akan datang.
Berkaitan dengan hal ini, Benediktus menghimbau kepada semua guru mata pelajaran yang terlibat dalam kegiatan perakitan soal tersebut bekerja maksimal agar bisa menghasilkan soal - soal yang berkualitas sehingga saat disortir di kabupaten oleh tim perakit soal kabupaten, soal - soal yang dirakit bisa memenuhi standar.
" Bapak ibu guru, silahkan kerja secara profesional dan teliti sehingga dapat menghasilkan soal - soal yang bermutu, sesuai dengan standar kompetensi lulusan dan kisi - kisi yang sudah dikirim dari pusat sehingga dapat digunakan pada saat USBN nanti" terang Benediktus kepada guru - guru yang sedang menyusn soal di SMP St. Yosef Maubesi.(rem_dpk)
No comments:
Post a Comment