Jakarta, DPK - Minat masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat tinggi. hal ini dapat dibuktikan dengan jumlah pelamar yang melamar di setiap instansi yang menyediakan formasi, baik itu formasi kabupaten, propinsi maupun formasi pusat. Pelamar yang melamar juga berasal dari latar belakang pendidikan yang berbeda - beda, mulai dari tingkat SLTA/ sederajat hingga doktor.
Salah satu kementriaan yang membuka lowongan untuk penerimaan CPNS di tahun 2018 adalah Kementrian Hukum Dan Hak Asasi manusia. Dari Kementrian Hukum dan HAM pada tahun 2018 menerima CPNS sebanyak 2000 yang tersebar di dalam dua (2) unit yaitu Unit Pusat dan kantor wilyah dan unit pelaksana teknis. Untuk kantor wilayah dan unit pelaksana teknis Kementrian Hukum dan HAM lebih banyak menerima jabatan penjaga tahanan dengan kualifikasi pendidikan minimal SLTA/ sederajat yakni 878 formasi yang tersebar di di 25 kantor wilayah di Indonesia.
Untuk kantor wilyah Nusa Tenggara Timur mendapat kuota 40 formasi untuk jabatan penjaga tahanan dengan kualifikasi pendidikan SLTA/ sederajat. 40 formasi kantor wilayah Nusa Tenggara Timur tersebar di beberapa unit Lembaga Pemasyarakatan yang ada di wilayah Nusa Tenggara Timur. Hingga jumat (19/10/18) Kementraian Hukum dan HAM melaksanakan seleksi admintrasi dan mengumumkan peserta yang lulus seleksi adminstrasi dan selanjutnya akan mengikuti Seleksi Kemampuan Dasar (SKD).
berdasarkan pengumuman yang diperoleh dari portal Kemenkumham untuk wilayah Nusa Tenggra Timur banyak pelamar yang dinyatakan lulus seleksi adminstrasi sebanyak 7034 dan berikut nama - nama tersebut dapat di download disini.
Pelamar yang dinyatakan lulus adminstrasi akan mengikuti SKD yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 - 25 oktober 2018 di Kantor Kementrian Hukum Dan HAM Wilayah Nusa Tenggara Timur, Jl. W. J. Lalamentik No. 90 Oebobo Kupang.
No comments:
Post a Comment