Dunia Pendidikan Kita
>

Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Wednesday, May 2, 2018

Unik: Di Insana Tengah TTU, Peserta Upacara Hardiknas Berbusana Daerah



Maubesi dpk  - Memperingatati Hari Pendidikan Nasional, sejumlah sekolah di Kecamatan Insana Tengah Kabupaten Timor Tengah Utara Propinsi Nusa Tenggara Timur  melaksanakan upacara bendera dengan mengenakan busana tardisional. Pantauan media ini di SMP St. Yosef Maubesi, terlihat semua peserta upacara mengenakan busana tradisional saat mengikuti upacara bendera. Kepala SMP St. Yosef Maubesi Yohanes Saku, S. Pd yang ditemui selesai upacara bendera menyampaikan bahwa, dalam rangka mendukung program pemerintah untuk memajukan kebudayaan yang tertuang dalam tema Hardiknas tahun 2018 “ Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” maka SMP St. Yosef Maubesi dan SDK Maubesi 1 bersepakat untuk melaksanakan upacara bendera dengan berbusana tradisional. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuh kembangkan semangat mencintai kebuadayaan daerah  karena kebudayaan daerah merupakan kekayaan bangsa yang perlu dilestarikan.
“ Busana tradisional merupakan kekayaan bangsa, maka kekyaan itu harus tetap dilestaarikan agar jangan punah, dan pada momentum seperti ini adalah sangat tepat untuk kita mengenakanya” tegas Yohanes
Untuk diketahui peryaan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional  tanggal 2 Mei 2018 yang diselenggrakan di SMP St. Yosef Maubesi Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, merupakan gabubgan dari dua sekolah yaitu SDK Maubesi 1 dan SMP St. Yosef Maubesi.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, dalam dalam sambutanya yang dibacakan oleh Sekretaris camat Insana Tengah Hironimus Ndun yang hadir sebagai Inspektur upacara, di SMP St. Yosef Maubesi, menyampaikan bahwa sejalan dengan tema Hardiknas tahun 2018 ini, pihaknya mengajak semua pihak pelaku pendidikan untuk menjadikan Hardiknas sebagai momentum merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan, sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara.
Menurutnya, peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini juga dijadikan momentum untuk melakukan muhasabah, mesu budi atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah diperjuangkan di bidang pendidikan. “Dalam waktu yang bersamaan kita menerawang ke depan atau membuat proyeksi tentang pendidikan nasional yang kita cita-citakan. Pada Hardiknas kali ini kita perlu merenung sejenak untuk menengok ke belakang, melihat apa yang telah kita kerjakan di bidang pendidikan, untuk kemudian bergegas melangkah ke depan, guna menggapai cita-cita masa depan pendidikan nasional yang didambakan,” katanya.
Hadir pada kesempatan itu, Sekertaris camat Insana Tengah Hironiumus Ndun, Kepala SMP St. Yosef Maubesi bersama semua guru dan pegawai, Kepala SDK Maubesi 1 bersama para guru dan pegawai,serta siswa/I SMP St. Yosef Maubesi dan SDK Maubesi 1. Selesai upacara bendera, acara dilanjutkan dengan beberapa acara hiburan seperti baca puisi, drama, nyanyian, dan tarian kreasi yang dibawakan oleh siswa dan guru  guru dari SMP St. Yosef Maubesi dan SDK Maubesi 1 (dpk_ru)


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages